Posisi Long

Posisi Short

Posisi Long vs. Short

Dalam trading, Anda dapat membuka posisi long atau short tergantung pada ekspektasi pergerakan harga pasar. Artikel ini memberikan pemahaman menyeluruh tentang kedua posisi tersebut, mencakup:

  • Pengantar: Konsep dasar seperti posisi, posisi terbuka, dan posisi tertutup.

  • Posisi Long: Mengambil posisi long melibatkan pembelian aset dengan harapan mendapatkan keuntungan dari pasar yang naik dengan menjual aset tersebut di harga yang lebih tinggi.

  • Posisi Short: Posisi short melibatkan meminjam aset dari broker, menjualnya di pasar, dan kemudian membelinya kembali untuk dikembalikan ke broker, dengan tujuan mendapatkan keuntungan dari selisih harga jual dan beli.

  • Kelebihan dan Kekurangan Posisi Short: Posisi short memungkinkan trader meraih keuntungan dari pasar yang menurun dan berfungsi sebagai lindung nilai (hedging). Namun, posisi short dapat menyebabkan kerugian tak terbatas, sementara kerugian maksimum dari posisi long hanya sebesar investasi awal.


Pengantar

Sebelum masuk ke konsep posisi long dan short, penting untuk memahami tiga konsep dasar lainnya: posisi, posisi terbuka, dan posisi tertutup.


Posisi

Posisi mengacu pada jumlah aset yang dimiliki atau diperdagangkan oleh seorang investor. Posisi didefinisikan berdasarkan ukuran (jumlah aset) dan arah (apakah investor membeli atau menjual). Ada dua jenis posisi utama: long dan short.

  • Posisi Long: Melibatkan pembelian aset dengan harapan harga aset akan naik.

  • Posisi Short: Melibatkan penjualan aset dengan harapan harga aset akan turun.
    Kami akan menjelaskan lebih detail mengenai kedua jenis posisi ini nanti.


Posisi Terbuka

Posisi terbuka adalah perdagangan yang telah dimasukkan tetapi belum ditutup dengan perdagangan yang berlawanan. Sebagai contoh, seorang investor yang membeli 1 lot emas dikatakan memiliki posisi terbuka di pasar perdagangan emas. Posisi terbuka masih dapat menghasilkan keuntungan atau menimbulkan kerugian, tergantung pada pergerakan harga. Ketika posisi ditutup, semua keuntungan dan kerugian direalisasikan, dan perdagangan tidak lagi aktif.
Posisi terbuka menawarkan kesempatan untuk mendapatkan imbal hasil. Tanpa posisi terbuka di pasar, seorang investor tidak akan memiliki eksposur dan karena itu tidak bisa mengharapkan imbal hasil. Namun, eksposur juga membawa risiko kehilangan uang. Posisi Anda tetap terbuka terhadap risiko hingga posisi tersebut ditutup.


Posisi Tertutup

Menutup posisi mengacu pada tindakan keluar dari posisi terbuka dengan melakukan perdagangan yang berlawanan. Sebagai contoh:

  • Jika Anda membuka posisi long pada suatu aset, menutup posisi berarti menjual aset yang sama.

  • Jika Anda membuka posisi short pada suatu aset, menutup posisi berarti membeli kembali aset yang sama.
    Menutup posisi menyelesaikan perdagangan, mengunci keuntungan dan kerugian, dan memperbarui saldo akun trading Anda.

Situasi di mana Anda perlu menutup posisi:

  • Mengunci Keuntungan: Untuk merealisasikan keuntungan dari posisi yang telah Anda buka, Anda harus menutup posisi tersebut. Jika tidak, Anda hanya mengamati nilai posisi Anda meningkat tanpa menerima uang tunai.

  • Membatasi Kerugian: Untuk mencegah kerugian lebih lanjut, Anda mungkin menutup posisi jika harga aset bergerak berlawanan dengan posisi.

  • Wawasan Pasar: Informasi atau analisis baru mungkin menunjukkan bahwa tren harga berbalik, mendorong Anda untuk menutup posisi.

  • Manajemen Risiko: Menutup posisi dapat membantu menyeimbangkan kembali portofolio, mengurangi eksposur pasar.


Posisi Long vs. Short

Dengan memahami konsep-konsep di atas, kita sekarang akan menjelajahi definisi posisi long dan short, serta perbedaan di antara keduanya.

null


Posisi Long

Mengambil posisi long (juga disebut “going long” atau “long buying”) pada suatu aset berarti membeli aset tersebut dengan harapan bahwa harganya akan naik di masa depan. Jika harga aset naik, Anda dapat memperoleh keuntungan dengan menjualnya pada harga yang lebih tinggi dari harga pembelian awal. Mari kita jelaskan dengan contoh:

  • Going Long: Anda mengambil posisi long pada satu lot (100 troy ons) emas pada harga $2,480.00, dengan harapan harga emas akan naik.

  • Harga Naik dan Posisi Ditutup: Harga emas naik menjadi $2,480.50 dan Anda memutuskan untuk mengunci keuntungan pada harga baru ini.

  • Perhitungan Keuntungan: Keuntungan dari posisi long ini adalah $50, yang dihitung sebagai (harga masuk - harga keluar) × ukuran lot: ($2,480.50 - $2,480.00) × 100 = $50. Harga masuk adalah harga saat Anda membuka posisi ini, sedangkan harga keluar adalah harga saat Anda menutup posisi yang sama.

Perhitungan ini menunjukkan keuntungan atau kerugian dasar. Perlu diingat bahwa keuntungan sebenarnya juga dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti biaya transaksi, spread bid-ask, dan persyaratan margin. Biaya-biaya ini tidak termasuk dalam perhitungan ini untuk menjaga contoh tetap sederhana. Pendekatan yang sama berlaku untuk perhitungan berikutnya.

Perlu dicatat bahwa Anda bisa merugi jika perkiraan Anda salah dan harga terus turun. Kerugian maksimum adalah investasi awal Anda – uang yang Anda bayarkan untuk membuka posisi long ini.


null


Posisi Short 

Mengambil posisi short (juga disebut "short selling") dalam sebuah aset berarti menjual aset yang tidak Anda miliki dengan harapan bahwa harganya akan turun di masa depan. Mekanisme untuk mendapatkan keuntungan dari posisi short sedikit lebih rumit. Misalnya, dalam pasar perdagangan emas tradisional, melakukan short berarti menjual aset yang dipinjam yang sebenarnya tidak Anda miliki dengan harapan bahwa harganya akan turun, sehingga Anda bisa membelinya kembali nanti untuk mendapatkan keuntungan. Mari kita ilustrasikan dengan sebuah contoh:

1.Melakukan Short: Anda yakin bahwa harga emas kemungkinan besar akan turun, sehingga Anda melakukan short pada 1 lot emas di harga $2,480.50.
2.Meminjam: Ketika Anda melakukan short, Anda meminjam 1 lot emas dari broker Anda, lalu menjualnya di harga $2,480.50.
3.Harga Turun dan Posisi Ditutup: Harga emas turun menjadi $2,480.00 dan Anda memutuskan untuk menutup posisi short Anda pada harga baru ini. Yang terjadi adalah Anda membayar lebih sedikit untuk membeli kembali jumlah emas yang sama, dan kemudian mengembalikannya kepada broker Anda.
4.Perhitungan Keuntungan: Keuntungan Anda adalah $50, dihitung sebagai (harga masuk - harga keluar) × ukuran lot: ($2,480.50 - $2,480.00) × 100 = $50.


null


Sebaliknya, jika harga terus naik yang bertentangan dengan posisi short Anda, Anda akan mengalami kerugian. Kerugian tersebut secara teoritis bisa tidak terbatas.

null


Ringkasan 

Anda dapat membuka posisi long atau short pada sebuah aset, tergantung pada ekspektasi Anda terhadap pergerakan harganya. Posisi terbuka memaparkan Anda pada pasar, menciptakan potensi keuntungan. Namun, keuntungan hanya akan terealisasi ketika posisi ditutup. Menutup posisi adalah melakukan perdagangan yang berlawanan. Keuntungan berasal dari perbedaan harga antara pembukaan dan penutupan posisi.

Tipe posisi

Kapan Membuka

Bagaimana Menutup 

Kapan mengambil untung

Long (Beli)

Mengharapkan pergerakan pasar naik

Buka posisi short

Pasar naik

Short (Jual)

Mengharapkan pergerakan pasar turun

Buka posisi long

Pasar turun.


Risiko Posisi Short: Kerugian Tak Terbatas

Short bisa menjadi mahal jika penjual salah menilai pergerakan harga. Kerugian pada posisi jual pendek bisa teoritis tidak terbatas. Berbeda dengan posisi beli di mana kerugian maksimum terbatas pada investasi awal Anda (100% dari apa yang Anda bayar untuk aset), posisi short tidak memiliki batas atas untuk potensi kerugian jika harga aset terus naik. Hal ini karena Anda tetap harus membeli kembali aset tersebut, terlepas dari seberapa tinggi harga tersebut. Kerugian ditentukan oleh selisih antara harga masuk dan harga keluar. Harga keluar bervariasi, tergantung pada pergerakan pasar dan keputusan Anda tentang kapan harus keluar.

Sebagai contoh, jika Anda menjual satu lot emas pada harga $2.480,00 dan sayangnya harga terus bergerak melawan Anda, kerugian bergantung pada harga keluar Anda yang bisa secara teoritis sangat tinggi. Berikut adalah tabel referensi untuk menunjukkan bagaimana kerugian pada posisi jual pendek bisa tidak terbatas:

Harga buka

Harga keluar

Kerugian

$2,480.00

$2,490.00

$1,000

$2,580.00

$10,000

$3,480.00

$100,000

$12,480.00

$1,000,000

$102,480.00

$10,000,000


Manfaat Penjualan Pendek 

Meski risikonya tinggi, short menawarkan beberapa keuntungan:

  • Peluang Profit di Pasar Menurun: Short memungkinkan Anda untuk mendapatkan keuntungan dari harga yang turun, memberikan peluang di luar strategi beli saja.

  • Hedging: Posisi short dapat digunakan sebagai lindung nilai terhadap posisi beli atau investasi lainnya. Jika pasar turun, keuntungan dari posisi jual pendek Anda dapat mengimbangi kerugian di tempat lain, memberikan bantalan terhadap risiko.


Kesimpulan 

Memahami konsep posisi beli dan jual pendek, serta risiko dan peluang yang terkait, adalah penting untuk membuat keputusan perdagangan yang terinformasi. Sementara posisi beli menawarkan potensi keuntungan dari pasar yang naik, posisi jual pendek memberikan peluang di pasar yang turun. Namun, kedua strategi ini membawa risiko inheren, terutama penjualan pendek, yang dapat mengekspos trader pada kerugian tidak terbatas. Dengan mengelola posisi jual pendek dan beli dengan hati-hati, Anda dapat lebih baik menavigasi kompleksitas pasar keuangan. MC Prime menyediakan akun demo gratis untuk Anda berlatih menjual pendek dan membeli panjang tanpa risiko kehilangan uang nyata. Daftar hari ini dan mulai berlatih.


記事をシェア
MC Prime

アプリをダウンロード